• Kamis, 29 September 2022

Polri Ciptakan Mudik Sehat, Aman dan Lancar

- Rabu, 27 April 2022 | 11:30 WIB
Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, mudik sehat dilakukan dengan upaya menghindari penyebaran Covid-19, dengan sudah divaksin wajib dua kali ditambah dengan booster, serta menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19.
Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, mudik sehat dilakukan dengan upaya menghindari penyebaran Covid-19, dengan sudah divaksin wajib dua kali ditambah dengan booster, serta menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19.


KABUPATEN MAJALENGKA, jabaribernews.com -Untuk menghadapi mudik dan arus balik Idul Fitri 2022, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Ketupat 2022.

Hal tersebut guna mengamankan pelaksanaan mudik. Tahun ini, Operasi Ketupat 2022 digelar mulai tanggal 28 Maret hingga 9 Mei 2022 dengan 'Mudik Sehat, Mudik Aman dan Lancar'.

Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, mudik sehat dilakukan dengan upaya menghindari penyebaran Covid-19, dengan sudah divaksin wajib dua kali ditambah dengan booster, serta menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19.

Baca Juga: Mucikari Kasus Prostitusi Dibekuk Aparat Polres Majalengka

"Mudik aman dan lancar yaitu pemudik bisa mempersiapkan diri dengan ikut menjaga keamanan diri dalam perjalanan, mempersiapkan kendaraan yang fit, taat aturan lalin, petugas akan memberikan pelayanan dan mengamankan jalur dan membantu kelancaran lalu lintas," ucap Ramadhan dalam keterangan tertulisnya (24/4/2022).

Disebutkan Ramadhan menuturkan, tahun ini masyarakat yang melaksanakan mudik sebagai subyek yang artinya bisa menentukan dan mengatur waktu dan perjalanannya.

Selain itu menyesuaikan kondisi jalan yang sibuk dan bisa berpatokan pada peta digital. Jika kepadatan terjadi, maka masyarakat bisa menunda dan petugas akan berusaha mencairkan dan melancarkan.

Baca Juga: Polres Majalengka Ungkap Kasus Pencurian Curanmor dan Bobol Alfamart

"Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat, sebanyak 253 pos tergelar, yang terdiri dari 239 pos pengamanan, 74 pos pelayanan, 2 pos terpadu, 22 pos pengamanan utama Polres dan 1.136 pos lalu lintas," ujarnya.

"Objek penanganan operasi yaitu 58 terminal, 64 stasiun kereta api, 3 pelabuhan, 214 pusat belanja, 3 bandara, 305 tempat wisata, dan 10.720 lokasi," ungkap Ramadhan.

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kepala Desa Cimanggu Santuni Anak Yatim Piatu

Rabu, 27 April 2022 | 12:30 WIB

Polri Ciptakan Mudik Sehat, Aman dan Lancar

Rabu, 27 April 2022 | 11:30 WIB

Terpopuler

X