• Kamis, 8 Desember 2022

Kedelai Naik, Harga Tahu Tempe Terdampak, dan Pengusaha Pun Mogok Produksi

- Senin, 21 Februari 2022 | 15:51 WIB
Mulai hari Senin, 21 hingga 23 Februari 2022, para pengusaha hingga perajin tempe dan tahu di seluruh Indonesia menghentikan produksi
Mulai hari Senin, 21 hingga 23 Februari 2022, para pengusaha hingga perajin tempe dan tahu di seluruh Indonesia menghentikan produksi

 

jabaribernews.com -Mulai hari Senin, 21 hingga 23 Februari 2022, para pengusaha hingga perajin tempe dan tahu di seluruh Indonesia menghentikan produksi.

Mereka tidak akan dagang selama tiga hari, sebabnya ialah fluktuasi harga kedelai yang sudah tidak bisa dikontrol pemerintah.

Awalnya rencana mogok massal itu hanya di Jabodetabek, lalu diikuti produsen berbagai daerah ikut dalam aksi itu, seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timut, DIY, Serang, hingga Sumatera.

Baca Juga: Narkoba Sebagai Proxy War yang Harus Terus Ditekan

Ketua Pengawas Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu (Puskopti) Jakarta Handoko Mulyo, seperti dikutip beberapa media, membenarkan hal itu.

Memang, pada pada awal 2021, harga kedelai Rp 7 ribu per kilogram. Bahkan tiga bulan lalu harga kedelai yang di pasaran harnya sekitar Rp 9 ribu per kilogram, sudah naik menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

“Saya membelinya per karung. Semula satu kwintal harganya Rp1 juta, lalu jadi Rp1,2 juta sehingga kenaikan dan fluktuasi harga itu, membuat saya kesulitan menetapkan harga jual,” ujar Mang Asep, yang dikenal sebagai Mang Mio, penjual tahu keliling dari Cangkuang, Kabupaten Bandung.

Mang Mio adalah pengusaha tahu skala kecil. Ia membuat sendiri dan memasarkan sendiri dagangannya keliling kampung.

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Korban Gempa Bumi Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 17:29 WIB

Polri Siaga Pengamanan Menjelang KTT G20 di Bali

Jumat, 4 November 2022 | 12:21 WIB

Geger Penemuan Bayi di Toilet Pabrik PT SLI Majalengka

Selasa, 1 November 2022 | 15:36 WIB
X