• Kamis, 8 Desember 2022

Humankind: A Hopeful History, Pada Dasarnya Manusia Berhati Baik

- Senin, 7 Februari 2022 | 14:30 WIB
Dari buku Humankind A Hopeful History karya Rutger Bregman, kita dapat bukti empirik pada dasarnya manusia berhati baik.
Dari buku Humankind A Hopeful History karya Rutger Bregman, kita dapat bukti empirik pada dasarnya manusia berhati baik.

jabaribernews.com -Dari buku Humankind A Hopeful History karya Rutger Bregman, kita dapat bukti empirik pada dasarnya manusia berhati baik.

Selama ini gambaran mengenai manusia dianggap egois dan mengutamakan kepentingan pribadi, di Humankind A Hopeful History dicoba dipatahkan dan menyimpulkan pada dasarnya manusia berhati baik.

Dari Machiavelli, Hobbes, Freud sampai Dawkins, kepercayaan akan tesis tersebut sudah mengakar kuat sejak lama.

Baca Juga: Dalam Seminggu 127 Warga Subang Terapapar Covid 19 Omicron

Puluhan juta korban Perang Dunia I, kamp Auschwitz pada Perang Dunia II, kudeta-kudeta berdarah seperti menjadi bukti empirik akan tesis tersebut.

Sudah menjadi semacam kepercayaan umum, manusia itu pada dasarnya jahat dan atau dipengaruhi kejahatan sehingga tersesat nuraninya, hingga dunia saat ini diliputi yang namanya pesimisme dan banyak pikiran negatif.

Apa yang dipercayai publik pun diamini oleh filsuf-filsuf kenamaan dan tokoh-tokoh besar, dari Machiavelli hingga Hobbes, dari Freud hingga Pinker.

Akibatnya akar kepercayaan ini begitu kuat tertanam di benak manusia.
Tetapi bagaimana jika itu semua tidak benar adanya?

Rutger Bregman memberikan perspektif baru tentang 200.000 tahun terakhir sejarah manusia, yang membuktikan manusia pada dasarnya berhati baik.

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Korban Gempa Bumi Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 17:29 WIB

Polri Siaga Pengamanan Menjelang KTT G20 di Bali

Jumat, 4 November 2022 | 12:21 WIB

Geger Penemuan Bayi di Toilet Pabrik PT SLI Majalengka

Selasa, 1 November 2022 | 15:36 WIB
X