• Sabtu, 3 Desember 2022

Kemenag Memberi Penjelasan Mengenai Temuan BNPT yang Sebut 198 Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris

- Jumat, 4 Februari 2022 | 17:30 WIB
Dirjen Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani.*
Dirjen Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani.*

jabaribernews.com -Beberapa waktu yang lalu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut ada 198 pondok pesantren yang terafiliasi dengan jaringan terorisme.

Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Ali Ramdhani mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BNPT untuk mendapat data dan memverifikasi .

Verifikasi perlu dilakukan, Dhani, sebutan akrab M.Ali Ramdhani, untuk memastikan nama-nama lembaga dalam data BNPT tersebut adalah pesantren.

Baca Juga: Delmeria: Kemenag Tidak Komunikatif sehingga Soal Revitalisasi KUA Tidak Jelas

“Verifikasi juga perlu dilakukan untuk mengidentifikasi apakah nama yang terdata BNPT itu adalah pesantren yang memiliki izin terdaftar dari Kementerian Agama,” tegas Dhani di Jakarta, Kamis (3/2/2022).

Saat ini, sudah lebih kurang 36ribu pesantren yang terdata memiliki izin terdaftar dari Kementerian Agama.

Meski demikian, kata Dhani, tidak semua pesantren yang ada saat ini memiliki izin dari Kemenag.

“Karena itu, kami perlu klarifikasi dengan BNPT untuk memastikan data itu apakah semuanya pesantren yang terdaftar atau tidak,” tuturnya.

Klarifikasi dan verifikasi juga penting dilakukan untuk memastikan pesantren yang teridentifikasi BNPT itu apakah memenuhi arkanul ma’had (rukun pesantren) atau tidak.

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Korban Gempa Bumi Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 17:29 WIB

Polri Siaga Pengamanan Menjelang KTT G20 di Bali

Jumat, 4 November 2022 | 12:21 WIB

Geger Penemuan Bayi di Toilet Pabrik PT SLI Majalengka

Selasa, 1 November 2022 | 15:36 WIB
X