• Kamis, 8 Desember 2022

Nevi Zuairina Minta Pemerintah Dorong Pengusaha Minyak Goreng Berkontribusi Stabilkan Harga

- Selasa, 1 Februari 2022 | 08:30 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina dalam Rapat Kerja antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perdagangan, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (31/1/2022). meminta pemerintah mendorong agar penguasaha menstabilkan haraga minyak goreng.
Anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina dalam Rapat Kerja antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perdagangan, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (31/1/2022). meminta pemerintah mendorong agar penguasaha menstabilkan haraga minyak goreng.

jabaribernews.com -Pada Rapat Kerja antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag), di Gedung Nusantara I (31/1/2022) anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina, meminta para produsen minyak goreng lebih berkorban untuk masyarakat.

Saat ini, kata Nevi, meskipun kebijakan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng sudah ditetapkan, namun pada kenyataannya stok di pasaran masih langka.

Diberitakan sebelumnya Kemendag telah menetapkan HET minyak goreng untuk tiga jenis.

Minyak goreng curah Rp11.500 per liter; minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500 per liter, dan; minyak goreng kemasan premium Rp14.000 per liter.

Baca Juga: Kata Mufti Anam, Masih Gagal Total Kebijakan Satu Harga Minyak Goreng itu

Kebutuhan minyak goreng nasional di tahun 2022 sebanyak 5,7 juta kilo liter, yang terdiri dari kebutuhan rumah tangga 3,9 juta kilo liter dan kebutuhan industri sebesar 1,8 juta kilo liter.

“Pemerintah mesti dapat mendorong para pengusaha besar minyak goreng ini, jangan sampai menahan stok dan mereka mesti mau berkorban dengan mengurangi margina agar tidak ada kelangkaan stok di lapangan," kata Nevi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, pemerintah sudah terlalu banyak berkorban melalui uang negara baik dari APBN maupun melalui BPDPKS untuk stabilisasi minyak goreng ini.

“Akan tetapi harapan masih belum sesuai sehingga di lapangan yang menjadi korban akhirnya rakyat yang tidak dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng, “ujarnya.

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update Korban Gempa Bumi Cianjur

Rabu, 30 November 2022 | 17:29 WIB

Polri Siaga Pengamanan Menjelang KTT G20 di Bali

Jumat, 4 November 2022 | 12:21 WIB

Geger Penemuan Bayi di Toilet Pabrik PT SLI Majalengka

Selasa, 1 November 2022 | 15:36 WIB
X