• Minggu, 27 November 2022

Ridwan Kamil dan Atalia Jadi Anggota Komuitas Gada Membaca Desa Winduraja Ciamis

- Senin, 28 Februari 2022 | 11:01 WIB
Usai meresmikan wajah baru objek wisata Situ Wangi pada Sabtu lalu (19/2/2022), dengan mengendarai motor kameumeutna, Ridwan Kamil, Sang Gubernur Jabar itu, bersama istrinya, Athalia Kamil, singgah di Saung Komunitas Gada Membaca.
Usai meresmikan wajah baru objek wisata Situ Wangi pada Sabtu lalu (19/2/2022), dengan mengendarai motor kameumeutna, Ridwan Kamil, Sang Gubernur Jabar itu, bersama istrinya, Athalia Kamil, singgah di Saung Komunitas Gada Membaca.

Khususnya ketika keduanya juga kemudian bersedia menjadi anggota perpustakaan, yang menjadi garda utama komunitas tersebut. Apalagi Athalia juga dikenal sebagai Bunda Literasi Jawa Barat.

Bagi Agus, yang pernah sukses membuat Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Desa Arjasari dan Sudut Baca Soreang , Kabupaten Bandung, dunia literasi memang bukan dunia baru.

Maka gagagsan membuat Komunitas Membaca, selain Winduraja Membaca, menunjukkan konsistensinya di dunia literasi.

Kehadiran Kang Gubernur dan Bunda Literasi itu, bagi Agus yang pernah memperoleh penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai pengelola TBM terbaik tahun 2011 itu, tentu menjadi penting pula.

“Bagaimana pun gerakan literasi yang telah banyak digerakkan para pengelola TBM, perlu dukungan serius para pemangku kebijakan. Bauik dari tingkat atas hingga kekuasaan akar rumput di pedesaan,” ujar Agus, yang telah meneraplan sitem SLIMS dalam pengelolaan perpustakaan di desanya itu.

Baca Juga: Apresiasi Seni Siswa pada Ekskul Seni Budaya Terkena Dampak Omicron

Kepada Gubernur dan Bunda Literasi, kemudian ia menjelaskan kesadaran membaca di pedesaan dan perkotaan, khususnya Ciamis, sebetulnya cukup tinggi.

“Namun itu harus ditindaklanjuti dengan kemudahan akses tempat membacanya, atau tempat mendapatkan sumber bacaan yang mereka perlukan,” ujarnya.

Hak yang juga ditekankan oleh Komunitas Gada Membaca ialah adanya keterlibatan masyarakat dalam mengelola perpustakaan.

“Kegiatan pelibatan masyarakat itu senditri, sesungguhnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Adanya dukungan dari masyarakat yang peduli, serta sudah ada masyarakat yang merasakan manfaat dari layanan perpustakaan, adalah faktor penting keterlibatan masyarakat,” lanjut Agus.

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelepasan dan Kelulusan Siswa SMPN 1 Cisalak

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:00 WIB

Camat Cisalak Monitoring Pelaksanaan Ujian SD

Rabu, 25 Mei 2022 | 13:00 WIB

Narkoba Sebagai Proxy War yang Harus Terus Ditekan

Senin, 21 Februari 2022 | 14:57 WIB
X