• Minggu, 27 November 2022

Apresiasi Seni Siswa pada Ekskul Seni Budaya Terkena Dampak Omicron

- Sabtu, 12 Februari 2022 | 15:37 WIB
Komet Rade Roro, guru seni rupa yang sering boborot.
Komet Rade Roro, guru seni rupa yang sering boborot.

Saat PTMT diberlakukan hingga 50 persen, ia masih sempat mencoba membawa anak didiknya ke luar sekolah, untuk mengapresiasi sebuah pameran seni rupa.

Baca Juga: Mola Art Gallery Pamerkan Karya Pelukis Perempuan dari Berbagai Kota

“Ini juga terbatas. Tadinya sih sudah ada sekitar 30 orang yang mau ikut. Namun karena ada berita naiknya kembali pandemi Omicron itu, 20 orang lainnya memutuskan tidak ikut. Banyak orang tua siswa yang merasa khawatir juga ”.

Dalam situasi pandemi, khususnya menyangkut pembelajaran, Komet tak terlalu berpegang pada buku pelajaran yang ada.

“Beberapa buku pelajaran yang ada kadang kurang lengkap, dan kadang kurang menyentuh inti pelajaran seni rupa. Saya kira kadang lebih baik di buku-buku yang menggunakan kukrikulum lama,” ungkap Komet.

Situasi pandemi dan pembelajaran daring, juga membuatnya putar otak, agar anak tak banyak dibebani pelajaran.

“Yang penting mereka dapat menangkap intisarinya, yaitu kemampuan apreaisi, menghargai karya sendiri dan orang lain, jujur dalam berkarya, empati, menjaga etika, dan karakter yng baik dalam belajar seni,” pungkas Komet.*** Ryan007

 

 

 

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelepasan dan Kelulusan Siswa SMPN 1 Cisalak

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:00 WIB

Camat Cisalak Monitoring Pelaksanaan Ujian SD

Rabu, 25 Mei 2022 | 13:00 WIB

Narkoba Sebagai Proxy War yang Harus Terus Ditekan

Senin, 21 Februari 2022 | 14:57 WIB
X