• Sabtu, 3 Desember 2022

Hampir Dua Tahun Tak Bertemu, Guru-guru Australia Pengajar Bahasa Indonesia Jumpa di Pusat Kebudayaan Indonesi

- Selasa, 23 November 2021 | 18:54 WIB
GURU-guru Australia yang mengajar bahasa Indonesia setelah dua tahun tak bertemu mengadakan pertemuan di Pusat kebudayaan Indonesia di canbera.* (Nanang)
GURU-guru Australia yang mengajar bahasa Indonesia setelah dua tahun tak bertemu mengadakan pertemuan di Pusat kebudayaan Indonesia di canbera.* (Nanang)


jabaribernews.com -Balai Bahasa Indonesia Canberra (BBI-ACT) mengundang guru-guru Australia yang mengajar bahasa Indonesia dan peminat Indonesia dalam acara Immersion (20/11).

Acara digelar secara luring (di luar jaringan) guna mempertemukan guru-guru pengajar bahasa Indonesia di sekolah-sekolah Canberra agar bisa saling berdiskusi dan sama-sama mempraktikkan bahasa Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Pusat Kebudayaan Indonesia di Canberra ini berisi diskusi, pemutaran video, praktik percakapan bahasa Indonesia dan makan tumpeng bersama.

Baca Juga: Bimbingan Teknis dan Penyelenggaraan Program D2 Jalur Cepat

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Canberra, Mukhamad Najib, berharap acara ini membuat para guru native (asli) Australia ini berkesempatan untuk berbicara bahasa Indonesia baik dengan sesama guru bahasa maupun dengan penutur asli bahasa Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung satu hari penuh dengan 15 guru berpartisipasi dan dibagi dalam kelompok yang lebih kecil agar bisa berkomunikasi lebih intensif.

Menurut Sekretaris BBI-ACT, Ida Nurhayati, pertemuan dibuat seakrab mungkin agar guru-guru bisa secara bebas mempraktikkan kemampuan percakapan Bahasa Indonesianya dengan kasual.

Baca Juga: Program Diploma Dua Jalur Cepat Mulai Dibuka Tahun 2022

“Kami ingin semua guru berkesempatan berbicara dalam bahasa Indonesia. Kita sama-sama memperbaiki agar lebih sesuai dengan ucapan dari penutur asli Indonesia,” ujar Ida.

Menurut Ida, sejak Pandemi Covid-19, sudah hampir dua tahun para guru bahasa Indonesia di Canberra tidak bertemu secara langsung, sehingga tidak ada kesempatan cukup untuk bercakap-cakap dalam Bahasa Indonesia.

Halaman:

Editor: Nanang Supriatna

Sumber: kemendikbud

Tags

Terkini

Pelepasan dan Kelulusan Siswa SMPN 1 Cisalak

Selasa, 28 Juni 2022 | 13:00 WIB

Camat Cisalak Monitoring Pelaksanaan Ujian SD

Rabu, 25 Mei 2022 | 13:00 WIB

Narkoba Sebagai Proxy War yang Harus Terus Ditekan

Senin, 21 Februari 2022 | 14:57 WIB
X