• Selasa, 6 Desember 2022

Budidaya Kacang Tanah Untuk Memenuhi Kebutuhan Protein Masyarakat

- Selasa, 18 Januari 2022 | 09:37 WIB
Petani melakukan pengendalian hama pada tanaman kacang tanah.
Petani melakukan pengendalian hama pada tanaman kacang tanah.

jabaribernews.com -- Kacang tanah, dengan nama latin Arachis Hypogeae L.atau di berbagai daerah disebut dengan suuk, kacang una, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole, dan kacang banggala, merupakan tanaman yang termasuk dalam suku Papilionaceae atau tanmaan yang memiliki bunga menyerupai kupu-kupu.

Kacang tanah merupakan salah satu sumber protein nabati, minyak, kalori, lemak, karbohidrat, dan nutrisi lainnya.

Sumber genetik kacang tanah berasal dari wilayah Brasilia, yang dibudidayakan pertama kali oleh orang-orang Indian. Lalu disebarkan oleh orang Eropa ke India, Cina, Nigeria, Amerika Serikat dan Gambia, kemudian meluas ke berbagai negara di dunia. Salah satunya ke Indonesia sejak sekitar awal abad ke-17, saat datangnya para pedagang Cina dan Portugis.

Baca Juga: Adab Makan dan Minum Bagi Orang Muslim

Kacang tanah yang dibudidayakan di Indonesia dibedakan atas dua golongan, yaitu berdasarkan tipe pertumbuhan (terdiri dari tipe tegak dan tipe menjalar) dan berdasarkan umurnya (terdiri dari tipe berumur panjang dan tipe genjah atau berumur pendek).

Varietas unggul yang lebih banyak dibudidayakan petani Indonesia biasanya yang bertipe tegak dan berumur pendek. Beberpa diantaranya yang telah disertifikasi misalnya varietas gajah, kelinci, dan kidang.

Kacang tanah sangat cocok ditanam di daerah yang beriklim tropis seperti di Indonesia. Kacang tanah menghendaki iklim yang kering dengan suhu panas rata-rata 24°C dan curah hujan kurang dari 100 mm setiap bulan dan intensitas penyinaran matahari yang cukup.

Baca Juga: Gempabumi di bulan Jumadilakhir, Menurut Primbon Jawa Pertanda Tidak Baik

Tanah yang diperlukan yaitu keadaan tanah yang berstruktur ringan seperti tanah regosol, andosol, latosol dan aluvial. Bisa di lahan sawah berpengairan, sawah tadah hujan, lahan tegalan kering tadah hujan, dan lahan bukaan baru.

Hal yang penting diperhatikan dalam pemilihan lahan untuk tanaman kacang tanah yaitu:
1. Tanah cukup subur, gembur, serta bertekstur ringan.
2. Tanah berdrainase dan beraerasi baik.
3. Reaksi tanah berkisar antara pH 6,0 - 6,5.

Halaman:

Editor: Iim Nurhalimah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nyupang Sapejetna di Tengah Harapan yang Tetap Tumbuh

Selasa, 22 Februari 2022 | 12:00 WIB

All New Honda Vario 160 Skutik Premium yang Sporti

Jumat, 4 Februari 2022 | 07:30 WIB

Figure, Versi Lain Spirit Doll Bagi Para Kolektor

Rabu, 19 Januari 2022 | 19:00 WIB

Tips Ringan Mengatasi Susah Tidur

Senin, 10 Januari 2022 | 21:28 WIB

Tips Memasak Sayuran Agar Manfaatnya Maksimal

Minggu, 9 Januari 2022 | 19:53 WIB
X