Al-Mu'awwizatain, Dua Surat Pelindung Umat Muslim

- Kamis, 6 Januari 2022 | 20:03 WIB
Surat Al-Falaq dan An-Naas, yang disebut sebagai dua surat pelindung atau Al-Mu'awwizatain.
Surat Al-Falaq dan An-Naas, yang disebut sebagai dua surat pelindung atau Al-Mu'awwizatain.

jabaribernews.com -- Al-Mu'awwizatain yang artinya dua surah yang melindungi merupakan dua surat dalam Al-Qur'an yang dipercayai umat Muslim sebagai surat perlindungan.
Terdiri dari surah Alfalaq dan surah Annaas.  Al-Falaq yang artinya Waktu 'Subuh' merupakan surat ke-113 dalam Al-Qur'an, terdiri dari 5 ayat.
An-Naas yang artinya 'Manusia' merupakan surat ke-114 atau surat terakhir dalam Al-Qur'an, dan terdiri dari 6 ayat.
Keduanya termasuk dalam golongan surat-surat Makiyyah atau surat-surat yang diturunkan di Kota Mekkah.

Baca Juga: Al-Qur'an Surat Al-Mu'minuun ayat 1-11, Ciri-Ciri Orang Mu'min yang Beruntung

Rasulullaah SAW. mencontohkan beberapa amalan untuk mendapatkan fadilah Almuawwizatain, di antaranya:
1. Bacalah Al-Mu'awwizatain sebelum tidur dan setelah bangun tidur untuk melindungi kita dari segala kejahatan dan marabahaya selama kita terlelap.
2. Bacakanlah Al-Mu'awwizatain kepada orang sakit agar Allah SWT. membantu meringankan sakitnya.
3. Bacalah Al-Mu'awwizatain setiap waktu karena keduanya merupakan sebaik-baik surat untuk mendapatkan perlindungan Allah SWT. dari gangguan kejahatan jin dan syetan.

Baca Juga: 10 Malaikat yang Harus Diketahui dan Diimani Umat Islam

Berikut bacaan Al-Mu'awwizatain beserta artinya:
- An-Naas(Manusia)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ
qul a'ụżu birabbin-nās
مَلِكِ النَّاسِۙ
malikin-nās
اِلٰهِ النَّاسِۙ
ilāhin-nās
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ
min syarril-waswāsil-khannās
الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ
allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
minal-jinnati wan-nās

Artinya:
1. Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
2. Raja manusia,
3. Sembahan manusia,
4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
6. dari (golongan) jin dan manusia."

-Al-Falaaq (Waktu Subuh)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ
qul a'ụżu birabbil-falaq
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ
min syarri mā khalaq
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
wa min syarri gāsiqin iżā waqab
وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ
wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad
Artinya:
1. Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
2. dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
4. dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
5. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." ***

Editor: Iim Nurhalimah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X