• Sabtu, 3 Desember 2022

10 Upaya Peningkatan Produksi Pertanian dalam Dasa Usaha Tani, Melanjutkan Program Orba Panca Usaha Tani

- Jumat, 4 Februari 2022 | 20:10 WIB
Dasa Usaha Tani untuk meningkatkan produksi pertanian.
Dasa Usaha Tani untuk meningkatkan produksi pertanian.


jabaribernews.com -- Pada awalnya, upaya peningkatan produksi pertanian di Indonesia diwujudkan dalam sebuah program bernama Panca Usaha Tani atau Lima Usaha Tani. Panca Usaha Tani merupakan sebuah program yang dilakukan oleh Pemerintahan masa Orde Baru untuk mendidik para petani agar dapat memperoleh produksi secara maksimal.

Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan bertambahnya kebutuhan akan usaha pertanian berikut pendukungnya, maka ditambah dan diperluaslah upaya atau program tersebut menjadi Dasa Usaha Tani, atau sepuluh usaha tani, yang terdiri dari:

1. Penggunaan Bibit/Benih Unggul.
Bibit/benih unggul adalah jenis bibit yang memiliki sifat-sifat menguntungkan bagi peningkatan produksi pangan. Pemilihan bibit unggul adalah langkah pertama yang dilakukan untuk memperoleh hasil yang terbaik dalam pertanian. Karena pemilihan bibit sangat berpengaruh besar dan sangat menunjang pada hasil panen tanaman yang akan dihasilkan kelak. Bibit yang digunakan haruslah yang bermutu terbaik, menggunakan varietas yang cocok dengan iklim dan jenis lahan yang digarap, lebih baik lagi menggunakan bibit yang berlabel atau bersertifikasi.

Baca Juga: Pupujian Gusti Urang Sarerea, Nadhom nu Eusina Nyarioskeun Sajarah Nabi Muhammad SAW Bag. I

2. Pengolahan Tanah yang Baik.
Mengolah lahan pertanian bertujuan agar tanah dapat menumbuhkan tanaman secara baik dan membuahkan hasil yang berlimpah.
Dikarenakan hasil panen juga dipengaruhi oleh kondisi tanah maka kita harus memilih tanah yang baik dengan kriteria berikut ini:
- Memiliki cukup rongga udara, gembur, dan tidak padat.
- Mengandung banyak unsur organik
- Banyak mengandung mineral dan unsur hara
- Mampu menahan air
- Memiliki kadar asam dan basa (ph) yang sesuai.

3. Pemupukan yang Lengkap dan Tepat.
Pada prinsipnya, pemupukan tanaman adalah memberikan zat-zat makanan atau nutrisi yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman. Walaupun secara alamiah, tanah sudah memiliki kandungan beberapa unsur hara yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman, namun masih perlu ditambah untuk mendapatkan jumlah unsur hara yang sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Pemupukan harus dilakukan dengan 4 tepat, yaitu:
- Tepat Dosis: Jumlah pupuk yang diberikan sesuai dengan jumlah pupuk yang dibutuhkan tanaman (tidak boleh terlalu banyak maupun terlalu sedikit)
- Tepat Jenis: Jenis pupuk yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan peruntukan tanaman.
- Tepat Waktu: Waktu pemberian pupuk disesuaikan dengan umur dan kebutuhan tanaman.
- Tepat Tempat: Pemberian atau peletakan pupuk disesuaikan pada tempat dimana tumbuhan dapat menyerap dengan cepat.

Baca Juga: Berakhir di Januari, Lirik Lagu Hits dari Glenn Fredly

4. Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman.
Proses selanjutnya adalah pemberantasan hama, gulma, dan penyakit atau Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).  Tanaman yang terserang hama penyakit akan menurunkan tingkat produktifitas bahkan bisa menyebabkan kegagalan dan kerugian, karena itu perlu ditangani dan dikendalikan sesegera mungkin dengan beberapa cara seperti berikut:

- Pengendalian secara Biologis, yaitu pengendalian hama dan penyakit dengan menggunakan pemangsa/predator dari hama atau penyakit tersebut.
- Pengendalian secara Fisis, yaitu pengendalian hama dengan cara dipanaskan atau pembakaran lahan.
- Pengendalian secara Mekanis, yaitu pengendalian hama dengan menggunakan alat tertentu tanpa bahan kimia maupun hewan pemangsa.
- Pengendalian secara Kimiawi, yaitu pengendalian dengan menggunakan bahan-bahan kimia atau obat-obatan pestisida.
- Pengendalian secara Radiasi yaitu pengendalian hama dengan zat radio aktif untuk menghentikan perkembangbiakan hama.

Halaman:

Editor: Iim Nurhalimah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Istilah Kripto yang Perlu Diketahui oleh Pemula.

Minggu, 6 Februari 2022 | 13:33 WIB

Minyak Goreng dan Psikologi Sembako Panic Buying

Senin, 24 Januari 2022 | 16:58 WIB

Rumah Sakit Jiwa pun Perlu Buku Bacaan

Senin, 24 Januari 2022 | 11:00 WIB

Street Food Pentol Aboy

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:00 WIB

Penjual Makanan di Sekolah Ngarenghap Lagi

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:44 WIB

Rujak Cihérang, Mendunia Berkat Do’a Uyut Eumpeuk

Selasa, 7 Desember 2021 | 17:00 WIB
X